batu alam untuk semua!!
Keindahan yang terletak pada sebuah baungunan yang bisa kita tangkap melalui daya imaji artistik dapat menjadi kian berwarna dengan batu alam terletak pada salah satu sisi bagiannya...
Posted on 6:58 PM

Taman

Filed Under () By jejenjaya at 6:58 PM

Taman; apakah keberadaannya sebagai suatu kebutuhan, gaya hidup atau hanya sebagai sarana pelampiasan ego? entahlah, satu yang pasti, manusia membutuhkan rasa nyaman dalam hidupnya, rasa nyaman yang benar-benar alami bukan rasa nyaman yang artifisial yang dihasilkan dari produk-produk hasil rekayasa tekhnologi.
Mari kita sederhanakan, tanam sajalah tanaman apa pun dan dimana pun di sekeliling rumah yang memungkinkan dengan cara ditanam ke dalam tanah, ke dalam pot, ke dalam botol, ke dalam ember bekas atau apa pun sebagai sarana tumbuhnya pohon, aturlah peletakannya. Dan taman pun terbentuk.., lalu rawatlah.



Posted on 6:28 PM

Pohon Kemang

Filed Under () By jejenjaya at 6:28 PM


Pohon berbiji dikotil, buahnya seperti mangga dan daun mudanya dapat dikonsumsi sebagai lalapan. Mungkin karena keberadaan pohon ini hingga suatu kawasan di Jakarta dinamai, Kemang.

Posted on 7:19 AM

Batu Candi

Filed Under () By jejenjaya at 7:19 AM


Batu ini berwarna hitam dengan pori-pori cenderung besar yang tampak pada permukaanya. Dengan kondisi seperti itu, daya hisap batu candi terhadap air sangat tinggi, bahkan paling tinggi diantara jenis batu lain.

Batu yang ditambang dari lereng Merapi ini nyaris sama seperti batu pembuat Candi, baik tekstur ataupun warnanya. Candi Borobudur, Prambanan dan candi-candi lainnya di daerah Jogjakarta dan sekitarnya tampaknya memakai batu jenis ini di hampir semua bagiannya. Stupa, arca dan relief-relief semuanya memakai batu ini, mungkin dari situlah maka batu ini kemudian dinamakan Batu Candi. Bahkan hingga saat ini di daerah Magelang banyak terdapat sanggar-sanggar kerajinan dan pengukir atau pemahat yang memakai batu candi untuk dibuat beragam hiasan seperti patung, pot, fountain, lampion dan banyak lagi disamping tentunya pabrik-pabrik pemotongan batu alam yang memotong batu candi menjadi berbagai ukuran.

Kecuali pada lantai yang biasanya sering dilintasi sesuatu yang membawa kotoran tanah, terutama tanah merah, seperti pada lantai carport (garasi), membuat proses membersihkannya sedikit sulit karena kotoran bisa saja tenggelam ke dalam pori-pori batu candi yang lebar itu. Selain dari bidang carport, batu candi dapat diaflikasikan pada semua bagian bangunan.

Karena warnanya yang gelap, batu candi tidak begitu bermasalah dengan lumut karena akan tersamar, atau agar lebih mudah saat membersihkannya, sebaiknya setelah rapi terpasang langsung diberi pelapis atau di coating. Proses perawatan Batu candi tidak terlalu rumit, hanya disikat dengan sikat ijuk apabila dirasa sudah tampak kotor. Untuk perawatan jangka panjangnya minimal 2 tahun sekali di coating ulang setelah terlebih dahulu membersihkannya.

Posted on 6:40 AM

Pelapis atau Coating Batu Alam

Filed Under () By jejenjaya at 6:40 AM

Sebelum maraknya pelapis batu alam atau coting dengan berbagai merk dan spesifikasinya, dulu, untuk melapisi batu alam agar terhindar dari lumut biasa memakai campuran pernis dan thinner seperti yang dilakukan untuk melapisi material berbahan kayu.

Saat ini, selain sebagai pelindung batu alam dari berbagai jenis kotoran dan lumut, pelapis batu alam atau coating juga memiliki beberapa fungsi lain, berikut beberapa jenis coating dan fungsinya:

•Coating Gloss
Coating jenis gloss ini menghasilkan penampakan batu seperti berkilat sekaligus menguatkan tekstur dan warna batu. Aflikasi pada batu palimanan membuat corak batu palimanan yang berurat akan semakin tampak dan mengkilat seperti telah dipelitur.

• Coating Doff
Pemakain coting type doff hanya untuk menampakkan karakter batu, seperti warna dan coraknya tanpa membuatnya menjadi berkilat.

• Coating Art
Jenis Art ini dipakai melulu hanya untuk menghindarkan batu alam dari lumut dan kotoran saja tanpa merubah tekstur dan warna alami dari batu.

Selain dari jenis diatas, di pasaran kini ada pula beberapa merk coating yang mengkhususkan untuk aflikasi batu tertentu saja, misalnya coating khusus batu andesit, coating khusus batu candi dan lain-lain. Juga ada pula coating yang sekaligus menghitamkan, sehingga batu andesit atau batu candi yang dilapisi coating ini warnanya akan semakin legam

Posted on 6:28 AM

Ornament dan Relief Batu Alam

Filed Under () By jejenjaya at 6:28 AM

Di dunia batu alam Indonesia, biasanya untuk membuat ornament dan relief batu alam mempergunakan batu candi dan batu paras. Namun yang sering dipakai adalah batu paras dikarenakan warnanya yang terang, putih ke-kuningan, membuat visualisasi ukiran menjadi lebih tampak serta batunya lebih empuk saat di pahat dari pada menggunakan batu candi yang berwarna gelap dan bahannya lebih keras.

Pengertian Ornament adalah ukiran gambar-gambar tertentu pada permukaan batu sesuai ukuran. Ukuran-ukuran pada ornament diantaranya 10 x 10, 15 x 15, 20 x 20, 30 x 30 dan 40 x 40 (semuanya dalam centimeter) atau bisa juga memesan ukuran lain diluar ukuran baku misalnya 25 x 25 dan seterusnya. Gambar atau motif pada ornament biasanya berbentuk bunga-bungaan.

Sedangkan pengertian Relief adalah ukiran pada permukaan batu dengan ukuran bebas dan biasanya berukuran besar, misalnya 50cm x 120cm, 1m x 3m, hingga ukuran lebih besar sekalipun, sesuai pesanan. Biasanya ukuran Relief tersebut tidak dibuat dari satu lempeng batu melainkan beberapa bagian yang kemudian pada proses pemasangannya, bagian-bagian yang terpisah itu lalu ditempelkan di dinding dan disambungkan menjadi satu gambar utuh sambil menambalnya pada pertemuan tiap bagiannya hingga rapi. Misalnya saja Relief ukuran 1m x 3m biasanya dibuat dari 12 lembar lempengan batu ukuran 50cm x 50cm. Hal ini dimaksudkan agar pada saat pemasangannya menjadi lebih ringan. Namun demikian, sebenarnya bisa saja memesan Relief ukuran besar, misalnya ukuran 1m x 2m dari satu lempeng batu, namun tentunya dalam hal ini harga pun menjadi semakin mahal.

Secara sederhana bentuk dan hasil ukiran pada Relief terbagi 2, yaitu Relief 2 dimensi dan Relief 3 dimensi. Relief dengan ukiran 2 dimensi ini pengerjaannya tidak terlalu rumit dan detail, hasil ukirannya hanya tampak dari arah depan. Beberapa jenis tanaman, seperti bambu, pohon pisang, ilalang dan bunga-bungaan, biasa dipakai sebagai tema Relief ini.

Sedangkan ukiran Relief 3 dimensi lebih rumit dan detail, dikarenakan bentuk visualisasi dari hasil ukirannya harus juga bisa dinikmati dari samping kiri dan kanan selain tentunya dari arah depan bidang Relief. Sebagai contoh, Relief 3 dimensi yang mengambil tema Ramayana, penggambaran tokohnya akan tampak hidup, struktur tubuhnya, seperti tangan yang mengacung, atau tubuh kuda yang diukir laksana menempel hingga penggambaran tetumbuhan seperti dahan dan rantingnya yang di ukir sedetail mungkin.

Ornamenent dan Relief batu alam ada pula yang berbentuk bolong dan tembus hingga pemandangan di belakangnya tampak, jenis ini disebut Ornament Loster dan Relief Loster. Biasanya bentuk loster ini dipasang pada bidang pagar atau sebagai pengganti partisi.